Prestasi Internasional, UMS Raih Peringkat 12 Versi 4ICU

Print Friendly and PDF

Rektor UMS Prof. Dr. Sofyan Anif, saat memberi sambuta pada upacara hari jadi (Dies Natalis) ke-61 atau sidang senat terbuka.

Prestasi Internasional, UMS Raih Peringkat 12 Versi 4ICU

Sukoharjo-majalahlarise.com-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) makin memantapkan posisi sebagai perguruan tinggi kelas internasional. Salah satunya dibuktikan dengan meraih peringkat ke-12 PTS/ PTN di Indonesia versi 4ICU (4 International Colleges and Universities).

Hal itu dikatakan Rektor UMS Prof. Dr. Sofyan Anif, saat upacara hari jadi (Dies Natalis) ke-61 atau sidang senat terbuka, di Gedung Moh Jazman UMS, Sukoharjo, Kamis (24/10/2019).

"Capaian ini membuktikan bahwa UMS makin mendapat kepercayaan dari masyarakat luas. Animo jumlah mahasiswa yang mendaftar makin meningkat dari tahun ke tahun," ungkapnya.

Rektor UMS, juga menyampaikan sejumlah prestasi dan capaian yang telah ditorehkan selama 61 tahun. Diantaranya prestasi internasional versi World University Rangking (WUR) UMS di posisi 301-350 dunia dan 12 nasional.

Perpustakaan UMS yang berbasis Digital Library telah mendapatkan akreditasi A, mempertahankan penghargaan pada peringkat 4 di Indo-nesia berdasarkan Ranking Web of Repositories Webo-metric, yang telah diberikan sejak tahun 2016.
Untuk indikator HaKI, pada tahun 2019 inijumlah total HaKI yang dimiliki UMS mencapai 84 buah, meningkat  59,6 % dibandingkan tahun 2018 sebanyak 50 HaKI.

Mahasiswa UMS juga meriah prestasi di tingkat internasional, seperti yang diraih Dela Kusumawati peraih emas dalam Singapore Open PencakSilat Championship 2019, juga Tri Wahyu meraih emas dalam The 2nd World Invention Technology Expo (Wintex).

"Sehingga pada tahun 2029 nanti, berdasarkan renstra jangka panjang, UMS akan dapat mewujudkan impiannya untuk menjadi perguruan tinggi yang mendapatkan predikat sebagai World Class University," tandas Rektor.

Dalam sidang senat terbuka juga hadir sejumlah tokoh nasional seperti Busyro Muqoddas mantan ketua KPK, Dirjen Kemenristek Dikti, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, pejabat PP Muhammadiyah, perwakilan perguruan tinggi. (Dea/Sofyan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top