SDN 1 Temboro Karangtengah Menggelar Panggung Merah Putih dan Kelas Inspirasi

Print Friendly and PDF

Penyerahan buku karya guru dan siswa kepada para tamu undangan. 
SDN 1 Temboro Karangtengah Menggelar Panggung Merah Putih dan Kelas Inspirasi

Wonogiri-majalahlarise.com-Sebagai upaya nyata mempersiapkan generasi unggul Indonesia dan memperingati HUT ke-74 tahun Kemerdekaan RI, SD Negeri 1 Temboro Karangtengah, Wonogiri menggelar Panggung Merah Putih dan Kelas Inspirasi. Jumat malam (30/8/2019).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang PTK, Kasie PTK SD, Kasie PTK PAUD beserta para staf, Forkompincam Karangtengah, Ketua PGRI Karangtengah, Ketua KKKS dan seluruh Kepala SD Karangtengah, Kepala Desa Temboro, seluruh Perangkat Dusun Joso, Taman baca Dufafo Baturetno, dan masyarakat memenuhi halaman sekolah sampai dengan jalan raya.

Kepala SD Negeri 1 Temboro, Eko Siswanto menyampaikan Panggung merah putih digelar dengan meriah menampilkan berbagai kreativitas siswa diantaranya tari, gerak dan lagu, menyanyi, dan puisi.

Turut memeriahkan para siswa dari TK Dharma Wanita 1 Temboro dan KB Bhakti Ananda. Sekolah tersebut berada pada satu tempat di Dusun Joso. Acara ini sepenuhnya didukung oleh para sponsor yang peduli terhadap dunia pendidikan.

"Acara ini spontan baru kami rencanakan pada tanggal 18 Agustus kemarin, jadi hanya persiapan 12 hari, ini sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh orang tua siswa dan seluruh warga Karangtegah, khususnya masyarakat Temboro," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, acara ini juga merupakan wahana untuk belajar berkreasi anak-anak, sebagai upaya menyiapkan generasi unggul menyongsong kemakmuran Indonesia dilandasi semangat Sesarengan mBangun Wonogiri.

"Karangtengah yang kaya dan indah akan sumber daya alam tentunya harus dapat dikelola dengan baik untuk kemakmuran masyarakat, maka perlu adanya SDM yang unggul," katanya.

Camat Karangtengah, Drs. Sunarto, M.M menyampaikan SD Negeri 1 Temboro berani “out of the box” menyajikan sesuatu yang baru dan berbeda untuk Karangtengah. Begitu pula infrastruktur, kesehatan dan pendidikan yang selama ini menjadi fokus pembangunan Karangtegah harus dilanjutkan dengan peningkatan kualitas SDM generasi muda.

"Selamat atas pencapaian SD Negeri 1 Temboro yang secara otomatis mengangkat nama Karangtengah, Sehingga prestasi bukan hanya milik orang kota, tapi kita juga berhak untuk berprestasi," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, diwakili Kepala Bidang PTK, Retno Puspito Rini, S.H, M.Hum dalam sambutan menyampaikan apresiasi kegiatan ini yang sudah bersinergi semua lini baik Forkompincam, sekolah, Dinas Pendidikan, masyarakat dan pelaku dunia usaha. Hal ini tentunya akan memperkuat pilar penyangga pendidikan yang selama ini masih tersentral di Dinas Pendidikan.

"Dengan kepercayaan dan partisipasi masyarakat yang luar biasa ini, maka sekolah harus terus menjaga kepercayaan masyarakat," ujarnya.

Disela sela acara, hadir Direktur Arga Pustaka Wonogiri Joko Susilo menyerahkan bantuan Al Quran dan santunan kepada siswa kurang mampu yang diterima langsung oleh Ketua Komite SD Negeri 1 Temboro, Sarmin.

Pada acara ini juga dilaksanakan peluncuran Buku Antologi 74 Puisi untuk Indonesiaku yang merupakan karya siswa dan guru sebagai upaya nyata gerakan Literasi Sekolah. Juga pemutaran Film “Pikulan lan Tali” kolaborasi Fajar Prihattanto, S.Pd guru Seni  Budaya SMP Negeri 1 Baturetno sebagai kameramen, skenario, sutradara dan editor dengan Eko Siswanto sebagai Produser.

Film ini juga meraih juara 3 Festival Film Edukasi Kemdikbud 2019. Film ini mengangkat filosofi Jawa “yen lemes kena kanggo tali, yen kaku kena kanggo pikulan”. Adakalanya sifat manusia yang kadang harus fleksibel, tetapi mampu merengkung dan menyatukan, tapi kadang juga harus kuat dan kaku, sehingga mampu menopang kehidupan dengan masyarakat. Selain Film, juga ditampilkan beberapa video clip garapan mas Fajar Prihattanto.

“Acara yang luar biasa, ini baru pertama kali ada di Karangtengah, panggung yang keren, tampilan yang memukau sehingga penonton sampai meluber ke jalan raya”, ungkap Yasienta Chayat, warga Karangtengah yang juga mendukung kegiatan dengan Sound systemnya.

Pada malam tersebut juga dilaksanakan pembukaan secara resmi, kegiatan “Kelas Inspirasi” oleh Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan dan  Kebudayaan Wonogiri, yang secara simbolis menyerahkan Piagam Cita-Cita kepada Kak Elsyana Relawan sebagai perwakilan Kelas Inspirasi. Selanjutnya kegiatan Kelas Inspirasi dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019 pukul 07.00-12.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh para relawan dengan berbagai latar belakang profesi. Mereka menceritakan profesinya, mengajak anak-anak mengenal profesi tersebut sehingga mendapatkan gambaran akan cita-cita masa depan.

Hadir sebagai Inspirator, Kak Deni Kristanto (masinis) dari Bekasi, Wahyu Sejati (peternak) dan Mufid (wiraswasta) dari Jember, Yayan Ismayasari (ortotis prostetis) dari Pracimantoro, Desi Ela Putri Anggraini (penulis dan penyunting naskah) dari Colomadu, didukung fasilitator Kak Aisyiah dan kak Elsyana serta panitia lokal dan dokumentator sejumlah 20 relawan. 

"Diharapkan, dengan kegiatan ini dapat memotivasi para siswa dan berdampak terhadap kemajuan sekolah. Selanjutnya juga dapat memberikan dampak terhadap seluruh sekolah dan kualitas pendidikan secara umum di Karangtengah," sambut Warno, S.Pd, M.Pd Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Karangtengah. (Sofyan)


1 komentar:


Top