SMPN 1 Giriwoyo Pentaskan Empat Lakon Kethoprak

Print Friendly and PDF

Para pemain kethoprak dari siswa SMPN 1 Giriwoyo foto bersama usai pementasan. 

SMPN 1 Giriwoyo Pentaskan Empat Lakon Kethoprak

Wonogiri-majalahlarise.com-SMPN 1 Giriwoyo menggelar pentas karawitan dan kethoprak empat lakon yaitu Asal Usul Banyuwangi, Andhe-Andhe Lumut, Telogo Asmoro atau Joko Tarub, Dewoto Cengkar. Bertempat di Pendopo Kecamatan Giriwoyo, Jum'at malam (29/3/2019).

Kepala SMP Negeri 1 Giriwoyo, Eko Pranowo saat dikonfirmasi belum lama ini menyampaikan pentas karawitan dan kethoprak untuk mengembangkan seni budaya siswa sebagai kegiatan yang mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat khususnya kalangan orang tua.

"Kegiatan ini mandiri diintegrasikan dengan ujian praktek yang dinilai dari sisi seni dan bahasa jawa. Penggunaan bahasa tutur mulai dari pidato, pembawa acara, sambutan, sampai pembicaraan dalam kethoprak itu dinilai. Di dalamnya ada tari yang juga dinilai. Jadi ujian praktek seni dan bahasa jawa dijadikan satu," jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkan, ada nilai kelebihan dari pementasan yakni menggali potensi kesenian tradisional yang saat ini masyarakat disini haus akan pagelaran seni.

"Disini dulunya banyak seniman sekarang sudah tua banyak yang tidak aktif. Ketika anak-anak sudah melupakan ini digali lagi kesenian supaya tidak terputus generasinya," katanya.

Kemudian, Eko Pranowo mengatakan pementasan ini dihadiri Camat Giriwoyo, Sariman S.Sos, MM beserta jajaran Forkompincam, Kabid Dikdas Disdikbud Wonogiri, Eko Sunarsono, S. Sn mewakili Kepala Disdikbud Wonogiri Drs. Siswanto, M.Pd mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat yang menonton sampai ribuan.

"Ini adalah gagasan pertama dari bapak ibu guru yang antusias dan merupakan terobosan digunakan untuk membuat SMP ini lebih dikenal masyarakat dampaknya kesehatian guru semakin baik, anak-anak semakin memiliki nilai kebanggaan dengan hadirnya SMP di tengah-tengah masyarakat. Orang tua wali juga semangat menyekolahkan anaknya disini dan masyarakat mempunyai kebanggaan di wilayahnya SMP Negeri 1 Giriwoyo mempunyai ikon yang baik.

Terkait lakon yang dibawakan, Eko menambahkan ada empat yakni Asal Usul Banyuwangi, Andhe-Andhe Lumut, Telogo Asmoro atau Joko Tarub, Dewoto Cengkar.

"Banyak nilai pendidikan yang didapat dari lakon itu diantaranya menumbuhkan nasionalisme, karakter budi luhur,  watak kesatria, jujur, berani disiplin, kepekaan terhadap nilai-nilai sosial, nilai-nilai keagamaan. Nilai-nilai ini senantiasa kita kembangkan," jelasnya.

Selain menjadi kebanggaan dan icon sekolah, menurut Eko pementasan selama tiga jam ini menjadi kepuasan siswa bahkan ada empat orderan pementasan menanti.

"Saya masih mengerjakan naskah baru kethoprak yang berhubungan dengan pembangunan Waduk Pidekso rencana dipentaskan tanggal 15 Juni 2019 dalam rangka hari jadi kabupaten Wonogiri ditampilkan di Pendopo Kecamatan. Selain itu juga ada beberapa sudah order di daerah Platangrejo menunggu waktu yang pas," ujarnya.

Disampaikan pula, pementasan nantinya diiringi karawitan dari kelas 8 yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah.

"Ternyata karawitan disini tidak kalah sama yang lain tahun depan target saya masuk enam besar," pungkasnya. (Sofyan)



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top