Crew Radio Swara Graha Solo Kumpul Lagi Setelah 9 Tahun Berpisah

Print Friendly and PDF

Beberapa Crew Radio Swara Graha saat foto bersama.
Crew Radio Swara Graha Solo Kumpul Lagi Setelah 9 Tahun Berpisah

SOLO-majalahlarise.com-Bagi pecinta radio diera tahun 80 sampai 90-an tentu tidak asing lagi dengan stasiun radio Swara Graha yang berada di frekuensi AM 792. Nama Radio yang saat ini masih teringat dalam benak pendengar setia. Terlebih ketika era itu, media Radio masih menjadi media massa favorit.

Para crew radio seperti artis yang selalu dikenal, dicintai serta dikenang lewat suara. Bahkan lewat penyiar ini pendengar terhibur lewat guyonannya yang segar, candaan lewat kalimat-kalimat yang dilontarkan. Bahkan ketika booming sandiwara radio kala itu, seperti serial Saur Sepuh, Nini Pelet, dan lain sebagainya mampu membawa suasana berbeda dan ditunggu-tunggu.

Radio Swara Graha dengan slogan Di Udara Kami Saudara, Di Darat Kami Sahabat mampu menyatukan pendengar di Solo Raya dan sekitarnya. Bahkan penyiar idola seperti Ronggo Jambul, Sastro Kiyer, Doel Kempul, Yuwono, Erwin, Iis Sumringah, Lies Saudah, Bung Godam, Mbolo Panuroto, Minah, Datiek DW, Arlindia Santi,  Sofyan Anggara, Dj Luluks, Dj Nana Adelia, Moko, dan lainnya mampu memberikan sajian yang menghibur pendengar setia melalui program acara-acaranya.

Sejak pergantian Frekuensi dari AM ke FM nama Swara Graha tahun 2005 mengalami pergantian menjadi Radio KITA FM Solo (Swara Graha) juga mengalami perubahan format acara serta hadirnya penyiar muda yaitu Armand, Zara Nerisya, Fara, Tia, Niko, Bayu.

Tumbuhnya radio FM di Solo yang begitu pesat serta persaingan perolehan pemasukan iklan yang ketat membuat stasiun radio ini harus menurunkan frekuensinya pada tahun 2010.

Namun, persahabatan yang terjalin antara crew radio masih erat sampai saat ini. Terlebih hadirnya komunikasi HP WA telah memberikan tempat untuk tetap terjalin seperti slogan Di Udara Kami Saudara Di  Darat Kami Sahabat.

Lewat komunikasi aplikasi WA ini, kita kumpul kembali yang telah dipisahkan jarak antara waktu 9 tahun bisa jumpa darat.

"Kita ingin teman-teman crew radio Swara Graha bisa kumpul lagi, walau saat ini yang datang hanya sedikit karena kesibukan masing-masing yang tidak bisa ditinggalkan. Kita berharap bisa diagendakan pertemuan rutin agar jalinan persaudaraan tetap erat," ujar Lies kepada majalahlarise.com. Jum'at (1/3/2019). disela-sela pertemuan di warung makan Sop Ayam Pak Min Gembongan, Kartosuro, Sukoharjo.

Pertemuan yang singkat ini, juga mempertemukan Mbah Sastro Kiyer dan Mbolo Panuroto. Walau sudah lama tidak berjumpa mereka masih tetap seperti dulu membawa suasana menyenangkan dan menghibur lewat guyonan-guyonannya. (Sofyan)


1 komentar:

  1. suka guyonan dul kempul dan minah. tp saiki wis ga ono.

    BalasHapus


Top