Tokoh Wayang Jadi Idola MPLS SMPN 2 Girimarto

Print Friendly and PDF

Penyerahan siswa kelas 7 oleh perwakilan orang tua/ wali kepada kepala SMPN 2 Girimarto, Asih Utami, S. Pd saat upacara pembukaan MPLS Tahun Pelajaran 2018/2019.

Tokoh Wayang Jadi Idola MPLS SMPN 2 Girimarto

Wonogiri-majalahlarise.com-Mengenalkan kesenian tradisional wayang kulit dapat melalui berbagai cara salah satunya mengenalkan nama tokoh-tokoh wayang beserta karakter yang dimiliki kepada siswa. Hal inilah yang dilakukan SMPN 2 Girimarto saat kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah memperkenalkan nama-nama tokoh wayang dengan memberi nama kelas menggunakan nama tokoh wayang.
     "Pemberian nama tokoh wayang di setiap kelas ini untuk mengenalkan budaya kita kepada siswa baru agar mereka dapat mengidolakannya. Tokoh wayang yang dipasang di kelas tokoh-tokoh yang berkarkater baik ada Puthodewo, Gatutkaca dan lainnya,” tutur Kepala SMPN 2 Girimarto, Asih Utami, S.Pd.
     Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan kegiatan MPLS dilaksanakan selama tiga hari, Senin-Rabu (16-18/7/2018) diikuti sebanyak 210 siswa baru kelas VII. Dalam pelaksanaan MPLS mengacu pada Permendikbud nomor 18 tahun 2016 yang bertujuan mengenali potensi diri siswa baru, membantu siswa bersosialisasi dan beradaptasi, menumbuhkan perilaku positif diantaranya kejujuran, kedisiplinan, kemandirian dan taat pada peraturan sekolah.
     “Pada saat lampau terkadang para siswa baru masih seperti dibebankan untuk mempersiapkan apa-apa yang sekiranya penyelesaian sulit seperti membawa barang-barang sulit ditemukan, berdandan pakai pita warna-warni, topi ceting dan sebagainya menurut Permendikbud itu tidak diperbolehkan,” jelasnya.
     Kegiatan MPLS diawali dengan upacara bendera. Senin (16/7/2018), dilanjutkan penerimaan siswa baru dengan mengundang perwakilan orang tua calon siswa kelas VII untuk hadir di sekolah mendampingi anaknya. Mereka menyerahkan kepada sekolah mewakili semua siswa kelas VII diserahkan ke sekolah supaya diberikan pembelajaran, ilmu, pendidikan yang berlaku di sekolah.
     “Serah terima itu merupakan wujud kepercayaan dari orang tua kalau mereka menyekolahkan anaknya di SMPN 2 Girimarto mengharapkan anaknya bisa belajar  sesuai apa yang diharapkan disini. Anak-anak kelas VII diberikan pengarahan karena sudah diterima maka wujud rasa syukur adalah bagaimana mereka melaksanakan berperilaku yang berlaku disini tata tertib yang harus dipenuhi,” ungkapnya.
     Menurutnya, dalam MPLS ada kegiatan bakti sosial ke masyarakat sekitar sekolah dan teman-teman tidak mampu. Selain itu, menyumbangkan buku untuk referensi tambahan buku ke perpustakaan sebagai wujud rasa empati perpustakaan.
     Setelah upacara penyerahan secara simbolis siswa kelas 7 dari orang tua /wali siswa kepada sekolah, pembukaan MPLS Tahun Pelajaran 2018/2019, pemberian reward kepada juara kelas Tahun Pelajaran 2017/2018 dilanjutkan acara halal bi halal antara guru dan siswa saling bersalaman. (Sofyan).


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top